Tuesday, October 29, 2019

Membuat Kutipan dan Daftar Pustaka otomatis di Mendeley

Membuat Kutipan dan Daftar Pustaka otomatis di Mendeley


Kutipan adalah gagagasan bisa berupa ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan ini disebut mengutip. Dengan munculnya banyak software reference tool mengutip suatu sumber untuk referensi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.  Salah satu software yang dapat digunakan untuk menjadi alat untuk manajemen reference tool adalah Mendeley. 
Mendeley saat ini tersedia dalam 2 (dua) versi, yaitu versi dekstop dan versi web . Mendeley Desktop Edition  adalah perangkat lunak “citation & reference manager” yang bisa didapatkan secara gratis (tidak berbayar) dan sangat kompatibel dengan program pengolah kata MS Word, Mac Word, OpenOffice/LibreOffice dan database RIS Mendeley juga dapat dimanfaatkan oleh Lyx/Latex. Sebelum membuat sitasi Anda perlu menginstall ms word plugin untuk membuat sitasi di ms word.
download dulu software mendeley di web resminya mendeley dekstop 
Adapun cara untuk membuat kutipan dengan mendeley yaitu :
1. Buka mendeley dekstop kemudian pilih Install MS word plugin
(gambar install ms word plugin)
 (Gambar citation plugin sudah terinstall)

2. Membuat sitasi dengan mendeley
langkah-langkah untuk membuat sitasi dengan mendeley yaitu :

1. buka menu reference di microsoft word, kemudian pilih insert citation 
(Gambar insert citation)

 
(Gambar pencarian judul, pengarang dari database mendeley)



2. Pilih salah satu judul kemudian klik cite  



(Gambar memilih judul untuk dimasukan di ms word)



(Gambar kutipan dengan style APA)

(Gambar untuk merubah style sitasi)

3. membuat daftar pustaka, Secara otomatis Mendeley akan membuat daftar pustaka dari seluruh  referensi yang disitir di dalam dokumen.

 

(Gambar insert bibliografi)

 Jika ada pertanyaan dapat kirim via email mohamadjana8@gmail.com atau via komentar.

DASAR DASAR SHORTCUT KEYBOARD LAPTOP DAN KOMPUTER

5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi", https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/29/091600165/5-kombinasi-tombol-keyboard-untuk-mempercepat-penulisan-skripsi?page=all.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto



 

Apa itu shortcut keyboard?

Shortcut keyboard adalah kombinasi tombol keyboard yang Anda tekan untuk melakukan berbagai tugas menggunakan komputer. Menggunakan shortcut seringkali lebih cepat daripada mouse karena Anda posisi kedua tangan Anda tetap pada keyboard. Shortcut juga universal, yang berarti Anda dapat menggunakan banyak shortcut yang sama pada berbagai perangkat lunak. Misalnya, Anda dapat menggunakan shortcut copy (salin) dan paste (tempel) menyalin dan menyisipkan teks dalam aplikasi pengolah kata dan browser web.

Cara menggunakan shortcut

Sebagian besar shortcut keyboard membutuhkan Anda untuk menekan dua atau lebih tombol dengan urutan tertentu. Misalnya, shortcut Ctrl dan X dilakukan dengan menekan dan menahan tombol Ctrl kemudian tekan tombol X, dan lepaskan keduanya.

Mayoritas shortcut menggunakan tombol Ctrl (Control) atau Alt. Anda akan menemukan tombol-tombol ini di pojok kiri bawah keyboard.

Menggunakan shortcut pada teks

Shortcut-shortcut keyboard sangat berguna ketika memanipulasi teks pada aplikasi pengolah kata, e-mail, dan lain-lain. Shortcut ini dapat membantu Anda melakukan tugas-tugas yang berulang, seperti menyalin dan menyisipkan teks.
  • Ctrl dan X: Cut teks yang dipilih.
  • Ctrl dan C: Menyalin teks yang dipilih.
  • Ctrl dan V: Paste teks yang disalin atau di-cut.
  • Ctrl dan A: Memilih semua teks pada halaman atau jendela yang sedang aktif
  • trl dan B: Cetak tebal teks yang dipilih.
  • Ctrl dan I: cetak miring teks yang dipilih.
  • Ctrl dan U: cetak garis bawah teks yang dipilih.

 

Menggunakan shortcut pada berkas dan aplikasi

Anda juga dapat menggunakan shortcut untuk membuka, menutup, atau berpindah aplikasi. Ketika Anda sedang mengelola berkas (misalnya berkas dokumen Microsoft Word), maka shortcut dapat digunakan untuk membuat berkas baru, mencari kata, dan cetak dokumen.
Ctrl dan Alt dan Delete: Memaksa menutup aplikasi yang hang atau tidak responsif. Shortcut ini akan mengaktifkan Task Manager. Lalu Anda dapat memilih aplikasi yang tidak responsif dan menutupnya.
  • Delete: Memindahkan berkas ke Recycle Bin.
  • Enter: membuka atau mengaktifkan aplikasi atau berkas yang dipilih.
  • Ctrl dan N: membuat berkas baru.
  • Ctrl dan O: Membuka berkas yang sudah dibuat sebelumnya.
  • Ctrl dan S: Menyimpan berkas yang sedang aktif saat ini.
  • Ctrl dan Z: undo (pembatalan) tindakan sebelumnya. Jika Anda ingin melakukan shortcut redo, maka tekan Ctrl dan Y.
  • Tombol Windows: mengaktifkan menu Start (atau layar Start pada Windows 8).

Shortcut internet

Shortcut juga dapat digunakan untuk navigasi browser web Anda. Banyak shortcut di atas yang dapat digunakan juga pada aktivitas online Anda, seperti memilih, menyalin, dan menempelkan teks ke dalam kolom isian alamat browser web. Mungkin beberapa shortcut ini dapat sedikit berbeda tergantung pada browser yang Anda gunakan.
  • Ctrl dan N: Membuka jendela browser baru.
  • Ctrl dan T: Membuka tab browser baru. 
  • Ctrl dan D: Bookmark halaman situs web saat ini.
  • Ctrl dan B: menampilkan daftar bookmark.
  • Ctrl dan J: menampilkan daftar berkas-berkas yang diunduh online.

Menggunakan tombol Alt untuk menampilkan menu

Saat Anda menekan tombol Alt, maka Anda dapat melihat akses ke semua menu di aplikasi yang sedang Anda gunakan saat ini. Dengan demikian, Anda dapat melakukan hampir semua tugas hanya melalui keyboard Anda. Misalnya, Anda dapat menekan tombol Alt dan F dan X untuk menutup aplikasi. Saat Anda menggunakan shortcut ini, Anda tidak perlu menahan tombol Alt.

Menemukan lebih banyak shortcut

Pada sebagian besar aplikasi, Anda akan menemukan informasi shortcut di sebelah menu. Pada beberapa aplikasi, Anda mungkin perlu untuk mengarahkan kursor mouse pada menu atau tombol untuk informasi menampilkan shortcut keyboard.

  • Ctrl dan D: Bookmark halaman situs web saat ini.
  • Ctrl dan B: menampilkan daftar bookmark.
  • Ctrl dan J: menampilkan daftar berkas-berkas yang diunduh online.
  • Ctrl dan D: Bookmark halaman situs web saat ini.
  • Ctrl dan B: menampilkan daftar bookmark.
  • Ctrl dan J: menampilkan daftar berkas-berkas yang diunduh online.
5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi", https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/29/091600165/5-kombinasi-tombol-keyboard-untuk-mempercepat-penulisan-skripsi?page=all.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto
5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi", https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/29/091600165/5-kombinasi-tombol-keyboard-untuk-mempercepat-penulisan-skripsi?page=all.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto
5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Kombinasi Tombol Keyboard untuk Mempercepat Penulisan Skripsi", https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/29/091600165/5-kombinasi-tombol-keyboard-untuk-mempercepat-penulisan-skripsi?page=all.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto

Cara Install UlangWindows 10

Cara Install  UlangWindows 10 Lengkap

 


Pada intinya sebelum kita mulai menginstall Windows 10, baik pada laptop maupun PC, sebaiknya perhatikan beberapa hal. Ibaratnya siapkan persenjataan sebelum berperang. Bukan hanya memastikan paham panduan dan langkah cara installnya, tapi juga hal-hal pendukung yang bisa menghambat teknis penginstallan Windows 10. Jangan sampai ketika sedang proses install ternyata masih ada perangkat yang kurang.

Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai menginstall Windows 10?

 

1. Pastikan baterai laptop atau kecukupan daya listrik
Pastikan laptop atau PC yang sedang diinstall terhindar dari risiko mati di tengah proses install. Oleh karena itu pastikan kecukupan baterai atau sumber daya listriknya sebelum mulai menginstall.
Kalau memang dirasa butuh stop kontak, ya sediakan di dekat perangkat laptop atau PC yang akan diinstall. Jika butuh UPS karena kawatir listrik padam secara tiba-tiba, ya siapkan UPS. Karena proses install Windows 10 ini memakan waktu kurang lebih 30 menit. Bahkan bisa lebih, tergantung performance perangkat yang akan kita install dengan Windows 10.

2. File software Windows 10
File software Windows 10 bisa dalam bentuk VCD atau tersimpan dalam flashdisk. Jika file dalam bentuk VCD, maka pastikan perangkat laptop atau PC yang akan diinstall memiliki hardware yang mendukung untuk membaca file dalam bentuk VCD. Ada VCD/DVD drive-nya. Boleh pakai yang portable jika memang terpaksanya harus pakai drive portable.
Namun, kayaknya di zaman seperti sekarang ini sudah jarang pakai DVD drive untuk proses install program-program komputer. Saat ini beberapa software program komputer bisa dengan mudah kita dapatkan melalui internet. Tinggal download, simpan di drive, lalu gunakan. Bahkan gratis.
Termasuk software Windows 10 ini yang juga bisa kita dapatkan dengan mudah di internet. Tinggal download aja, gratis.
Barangkali masih banyak lagi hal-hal yang perlu diperhatikan selain ketiga poin diatas. Semua tergantung kebutuhan masing-masing. Hanya saja untuk kedua hal di atas jangan sampai terlewatkan dari persiapan sebelum menginstal.
ra Install Windows 10 Lengkap dengan Langkah-Langkah Praktis


Cara Install Windows 10 Lengkap dengan Langkah-Langkah Praktis


Beberapa laptop terbaru akhir-akhir ini sebagian besar menggunakan system operasi Windows 10. Bahkan ada beberapa laptop yang hanya support windows 10. Seperti yang dialami teman saya, dia ingin mengganti system operasi Windows 10 di laptopnya dengan Windows 7 atau dibawahnya, tapi ternyata tidak bisa.
Teman saya ini merasa belum familiar dengan Windows 10. Katanya juga ada beberapa aplikasi yang biasa dia gunakan, tapi tidak bisa support dengan Windows 10. Bisa jadi yang dikeluhkan teman saya ini ada benarnya, tapi ada baiknya kita cari tahu dulu akar masalahnya. Dugaan saya ada dua kemungkinan masalah. Pertama memang terletak pada laptop dia yang tidak support, atau bisa jadi karena kurang paham cara install Windows 10 di laptopnya.
Jika masalahnya adalah karena laptop yang tidak support, maka sebaiknya tidak perlu dipaksakan. Karena kadang ada perusahaan gadget yang memang sudah bekerjasama dengan perusahaan software untuk mendukung kualitas produk mereka. Dari ikatan kerjasama ini biasanya mereka menyertakan lisensi sebagai legalitas klaim terhadap produk mereka.
Kemudian bagaimana jika masalahnya karena kurang paham cara menginstall Windows 10 di laptop? Tentu saja kesalahan install akan berakibat pada aplikasi yang tidak bisa maksimal dijalankan. Atau lebih parah lagi akan berdampak pada performance laptop atau komputer. Maka penting sekali bagi kita untuk mencari panduan cara install Windows 10 terlebih dulu sebelum mulai menginstall di laptop atau PC.
Pada intinya sebelum kita mulai menginstall Windows 10, baik pada laptop maupun PC, sebaiknya perhatikan beberapa hal. Ibaratnya siapkan persenjataan sebelum berperang. Bukan hanya memastikan paham panduan dan langkah cara installnya, tapi juga hal-hal pendukung yang bisa menghambat teknis penginstallan Windows 10. Jangan sampai ketika sedang proses install ternyata masih ada perangkat yang kurang.

Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai menginstall Windows 10?

1. Pastikan baterai laptop atau kecukupan daya listrik
Pastikan laptop atau PC yang sedang diinstall terhindar dari risiko mati di tengah proses install. Oleh karena itu pastikan kecukupan baterai atau sumber daya listriknya sebelum mulai menginstall.
Kalau memang dirasa butuh stop kontak, ya sediakan di dekat perangkat laptop atau PC yang akan diinstall. Jika butuh UPS karena kawatir listrik padam secara tiba-tiba, ya siapkan UPS. Karena proses install Windows 10 ini memakan waktu kurang lebih 30 menit. Bahkan bisa lebih, tergantung performance perangkat yang akan kita install dengan Windows 10.
2. File software Windows 10
File software Windows 10 bisa dalam bentuk VCD atau tersimpan dalam flashdisk. Jika file dalam bentuk VCD, maka pastikan perangkat laptop atau PC yang akan diinstall memiliki hardware yang mendukung untuk membaca file dalam bentuk VCD. Ada VCD/DVD drive-nya. Boleh pakai yang portable jika memang terpaksanya harus pakai drive portable.
Namun, kayaknya di zaman seperti sekarang ini sudah jarang pakai DVD drive untuk proses install program-program komputer. Saat ini beberapa software program komputer bisa dengan mudah kita dapatkan melalui internet. Tinggal download, simpan di drive, lalu gunakan. Bahkan gratis.
Termasuk software Windows 10 ini yang juga bisa kita dapatkan dengan mudah di internet. Tinggal download aja, gratis.
Barangkali masih banyak lagi hal-hal yang perlu diperhatikan selain ketiga poin diatas. Semua tergantung kebutuhan masing-masing. Hanya saja untuk kedua hal di atas jangan sampai terlewatkan dari persiapan sebelum menginstal.

Kelebihan dan Kekurangan Windows 10

Beberapa kelebihan Windows 10 yang membuat seseorang tertarik untuk memilihnya, antara lain: fitur-fitur yang ditawarkan pada Windows 10 terlihat lebih modern. Seperti fitur synchronize berbagai device, juga adanya fitur penyimpanan cloud melalui OneDrive. Tentu saja dengan adanya fitur ini memudahkan pengguna Windows 10 mengakses data-data dan tak perlu pusing dengan penyimpanan data dalam skala besar.
Kabarnya juga Windows 10 ini performancenya sangat baik untuk gaming. Karena Windows 10 dilengkapi dengan DirectX 12 dan game mode yang berguna untuk meningkatkan performa saat memainkan game.
Selain kelebihan tentu ada kekurangan. Dari beberapa orang mengatakan bahwa sering kali terganggu dengan updating Windows 10 yang cenderung lebih sering dibanding versi windows lainnya. Hal ini bikin tidak nyaman pengguna.
Selain itu program-program yang disediakan di WindowsSstore juga belum banyak. Padahal ada beberapa aplikasi penting yang tidak bisa dijalankan di Windows 10.
Sebenarnya masih banyak lagi kelebihan dan kekurangan Windows 10. Namun, secara garis besar Windows 10 sangat memuaskan untuk dijalankan pada laptop atau PC yang kita miliki.


 

 (Tampilan windows 10 punya ane)


Cara Install (Ulang) Windows 10 Lengkap dengan Flashdsik

Seperti yang saya singgung di atas tadi bahwa, cara instal Windows 10 itu bisa melalui dua cara. Antara lain menggunakan file software yang berbentuk VCD dan menggunakan file software yang tersimpan di flashdisk. Untuk tutorial kali ini saya akan fokus pada cara yang kedua, yaitu cara instal Windows 10 dengan flashdisk. Karena menurut saya ini cara paling mudah dan bisa diterapkan untuk perangkat laptop yang tidak memiliki DVD drive sekalipun.
Kita tahu bahwa saat ini banyak perangkat laptop yang tidak memiliki hardware DVD drive. Sedangkan semua laptop maupun PC tentu memiliki port USB yang bisa kita gunakan untuk menyambungkan dengan flashdisk. Nah, bagaimana cara instal Windows 10 dengan flashdisk?

1. Membuat Bootable Windows 10 di Flashdisk

Yang harus dilakukan pertama adalah membuat bootable Windows 10 pada flashdisk. Selain flashdisk juga bisa pakai microSD dengan card reader. Kita hanya butuh perangkat komputer seperti laptop atau PC, flashdisk, dan file Windows 10 untuk membuatnya. Dengan catatan kapasitas flashdisk atau microSD yang kita pakai adalah berukuran minimal 8 GB. Karena besarnya file Windows 10 sekitar 4 GB lebih.
Untuk file software yang perlu disiapkan, antara lain: Rufus versi portable dan Windows 10 dalam format file ISO. Jika belum punya file Windows 10, silakan download menggunakan Windows ISO Downloader. Begitu juga dengan Rufus, jika belum punya bisa download di website resminya rufus


(Tampilan aplikasi Rufus)

Sampai tahap ini saya anggap teman-teman sudah memiliki file Rufus dan Windows 10. Sehingga saya akan lanjut ke langkah selanjutnya, yaitu membuat bootable Windows 10 di flashdisk.

Pertama, nyalakan laptop atau PC. 

Kedua, pastikan file Rufus dan Windows 10 sudah tersimpan di laptop atau PC.

Ketiga, sambungkan flashdisk atau microSD ke laptop.

Keempat, double klik pada file rufus.exe. Jalankan aplikasinya. Pada pilihan ‘Create a Bootable Disk Using’ klik pada gambar CD, lalu akan terbuka jendela baru. Pilih file Windows 10 dengan format ISO yang sudah tersimpan di drive laptop sebelumnya. Kemudian klik ‘Open’ untuk mlanjutkan.

Kelima, pada kolom ‘Device’ pilih flasdisk yang kita sambungkan ke laptop tadi. Kemudian pada kolom ‘Partition scheme and target system type’ pilih ‘GPT partition scheme for UEFI’ dengan catatan, bootable ini nantinya akan kita jalankan pada komputer baru atau yang belum terinstal Windows sama sekali. Jika nantinya kita akan instal Windows 10 pada komputer lama atau instal ulang, maka pilihan partition scheme kita ubah ke pilihan ‘MBR partition scheme.’
Kemudian kolom ‘File system’ isi dengan pilihan ‘FAT32’, sedangkan kolom ‘Cluster size’ isi dengan pilihan default saja. Untuk kolom ‘new value label’ bisa kita tulis “Windows 10” sebagai nama file yang nantinya tersimpan di flashdisk.

Keenam, klik ‘Start’ dan setelah selesai, maka flashdisk kalian sudah siap untuk digunakan untuk menginstal Windows 10 di laptop atau PC. Kemudian klik ‘Close’ untuk menutup aplikasi Rufus.

2. Mengubah Boot Priority pada BIOS

Untuk bisa melanjutkan proses Instal Windows 10 dengan Flashdisk. Kita harus mengubah terlebih dulu boot priority pada BIOS di laptop atau PC yang akan kita instal. Ikuti langkah-langkah berikut:
Pertama, sambungkan flashdisk yang sudah kita isi dengan bootable Windows 10 ke port USB laptop atau PC yang akan kita instal.
Kedua, nyalakan laptop atau PC dengan menekan tombol power.
Ketiga, masuklah ke BIOS dengan cara menekan tombol ESC pada keyboard atau tombol F2, F4, F8, F9, atau F12, tergantung masing-masing laptop. Biasanya setiap laptop atau PC memiliki cara yang berbeda untuk bisa masuk ke BIOS. Sebelum melakukannya, pastikan kalian sudah membaca petunjuknya.


 Keempat, ubah settingan prioritas booting ke flashdisk. Pada pilihan pertama, silakan ubah ke pilihan ‘USB’ sedangkan settingan lainnya biarkan default saja. Setelah selesai, silakan save dan keluar. Maka laptop atau PC akan restart.

3. Proses Instalasi Windows

Setelah restart, laptop atau PC akan mulai proses instal Windows 10. Biarkan loading hingga muncul sebuah jendela dari Windows yang meminta untuk setup bahasa dan waktu untuk komputer yang sedang kalian instal. Biarkan saja seperti itu, lalu klik ‘next’.

Pertama, Klik ‘Instal Now’ untuk memulai proses selanjutnya.

Kedua, pada jendela Activate Windows, pilih saja ‘I don’t have active key’

Ketiga, pilih system Windows yang akan diinstal. Pilih saja ‘Windows 10 pro’ lalu klik ‘Next’



Keempat, centang ‘I accept the licence term’ lalu klik ‘Next’

Kelima, pada jendela baru akan muncul dua pilihan, ‘Upgrade’ dan ‘Custom’, pilih ‘Custom’. 

Maksud dari ‘Upgrade’ di sini adalah jika kita hendak memperbarui sistem lama dengan yang baru tanpa menghapus aplikasi dan tanpa mengubah file yang ada di laptop atau PC. Sedangkan pilihan ‘Custom’ ini kita pilih ketika hendak menginstal Windows yang baru pada laptop atau PC.

Keenam, selanjutnya kalian harus membuat partisi penyimpanan file untuk laptop atau PC. Caranya: klik ‘Drive 0’ kemudian klik ‘New’ kemudian kalian bikin drive C. Isikan kolom size sesuai dengan ukuran drive yang diinginkan. Usahakan untuk Drive C minimal 40.000 MB. Setelah itu klik ‘Apply’ klik ‘Ok’.



Ketujuh, setelah partisi Drive C selesai dibuat, klik ‘Drive 0 unallocated space’ lalu klik ‘New’ lalu klik ‘Apply.’ Drive ini yang nantinya akan menjadi Drive D pada laptop atau PC. Kalau kalaian ingin membagi lagi menjadi dua partisi, silakan dibuat dengan cara yang sama seperti di atas. Sehingga nanti di laptop atau PC akan ada Drive C, D, E dan seterusnya sesuai dengan jumlah partisi yang kalian buat.

Kedelapan, pilih partisi Drive C yang tadi kalian buat, lalu klik ‘Next’ maka proses instal windows 10 akan mulai berjalan. Proses ini biasanya akan memakan waktu beberapa menit. Kalian tunggu saja. Jika proses selesai, maka laptop atau PC akan restart sendiri.

4. Pengaturan Dasar Windows 10

Tahap selanjutnya pada proses instal Windows 10 adalah pengaturan dasar Windows pada laptop atau PC. Di sini ada dua pilihan yang ditawarkan oleh Windows. Ada pilihan ‘Use Express Settings’ dan ‘Customize’ yang tertera pada jendela. Pilihan ‘Use Express Settings’ ini jika kalian ingin menggunakan pengaturan otomatis dari Windows.
Biasanya settingan akan dibuat default. Jika kalian ingin mengatur settingan dasar sendiri, silakan pilih ‘Customize’ untuk mengatur sesuai dengan keinginan.
Namun, ada juga jendela Windows yang langsung menyajikan pilihan dasar pengaturan. Biasanya akan muncul pilihan “region” untuk setting awal. Silakan pilih Negara tempat kalian tinggal sat ini. Kemudian klik ‘Yes’ untuk melanjutkan. Lalu klik ‘US’ untuk pilihan keyboard layout, lalu klik ‘Yes’ untuk melanjutkan. Kemudian klik ‘Skip’ untuk pilihan second layout, pilihan connect internet.
Selanjutnya adalah setting identitas pemilik PC. Ketikkan nama kalian atau pemiliki PC, klik ‘Next’. Ketikkan password yang kalian inginkan, atau biarkan kosong saja jika tidak ingin melindungi PC anda dengan password, lalu klik ‘Next.’

Pada pengaturan Privacy Setting bisa tetap menggunakan default saja, lalu klik ‘Accept.’ Tunggu beberapa menit, maka windows 10 sudah selesai terinstal di laptop atau PC kalian. Selanjutnya tinggal instal driver pendukung yang dibutuhkan. Seperti driver wifi, VGA, dan lain sebagainya.
Di tutorial ini kami tidak akan mengulas bagaimana caranya menginstal driver pendukungnya, barangkali di lain kesempatan akan kami ulas dalam bahasan tersendiri. Atau jika kalian ingin tahu, bisa search di google aja. Ada banyak informasi terkait teknis penginstalan program komputer.

Lalu bagaimana dengan laptop atau PC yang sebelumnya sudah terinstal Windows 10 dan ingin instal ulang? Apakah caraya sama dengan langkah-langkah penginstalan Windows pada laptop atau PC baru?
Memang tidak lengkap rasanya kalau kami hanya mengulas mengenai cara instal Windows 10 tanpa mengulas juga bagaimana cara melakukan instal ulangnya. Karena kan tidak semua laptop atau PC yang diinstal Windows 10 itu sebelumnya belum pernah terinstal Windows.
Ada kalanya laptop atau PC yang sudah terinstal Windows 10 mengalami gangguan atau merasa performancenya kurang OK. Nah, dalam hal ini kadang solusi instal ulang Windows menjadi jalan terbaik.
Dengan adanya fitur Refresh dan Reset pada Windows 10 memungkinkan kita untuk melakukan instal ulang tanpa butuh file instalasi lagi. Tidak perlu CD, VCD, atau flashdisk yang berisi installer Windows 10. Kita cukup manfaatkan fitur Refresh dan Reset yang disediakan oleh Windows 10.
Memang secara umum fitur Refresh dan Reset ini hampir sama, tapi perlu dicermati sebelum menggunakannya. Keduanya sama-sama berfungsi untuk mengembalikan system Windows di laptop kita ke dalam keadaan seperti semula saat pertama kali diinstal. Namun, sebenarnya keduanya berbeda. Apa saja sih perbedaannya?

Jika kita menggunakan fitur Refresh, maka file pribadi dan program-program modern tidak akan hilang karena terhapus. Berbeda kalau kita menggunakan fitur Reset. File pribadi dan program modern akan terhapus ketika kita memilih menggunakan fitur Reset. Karena fitur Reset ini akan melakukan proses reinstal yang kemudian memformat ulang hard disk laptop atau PC.
Yang dimaksud sebagai program modern di sini adalah program yang tersedia di Windows Store. Kalau tidak salah, program-program modern ini mulai diperkenalkan sejak lahirnya Windows 8.
Untuk pertimbangan penggunaan Refresh atau Reset, tentu butuh kecermatan menilai masalah yang ada pada laptop. Memang rekomendasinya adalah dicoba dulu fitur Refresh untuk mengatasi masalah. Kalau memang setelah dilakukan Refresh belum juga mengatasi masalah, maka silakan menggunakan fitur Reset. Dengan catatan: lakukan back up data terlebih dahulu sebelum melakukan instal ulang Windows 10.

Cara Refresh dan Reset Windows 10 Melalui Desktop

Silakan buka start menu, lalu pilih Settings.


    Pilih ‘Update & Service’ pada jendela yang disajikan. 
    Klik ‘Recovery’ yang ada pada kolom sebelah kanan di jendela.

    Klik ‘Get Started’ pada pilihan Reset this PC.

   Pilih ‘Keep my files’ jika kalian tidak ingin kehilangan file di laptop, atau pilih ‘Remove     everything’ jika ingin me-reset Windows 10 di laptop atau PC kalian.


Tunggu beberapa saat hingga proses selesai.

Cara Refresh dan Reset Windows 10 Melalui Boot Menu

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan Refresh dan Reset Windows 10 melalui boot menu. Cara pertama, silakan ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Silakan buka Start Menu, lalu pilih ‘Power’
  2. Kemudian klik tombol ‘Restart’ dibarengi dengan menekan tombol Shift pada keyboard.
  3. Pada jendela yang terbuka, pilih ‘Troubleshoot.’
  4. Selanjutnya pilih ‘Refresh your PC’ jika kalian ingin melakukan Refresh, atau pilih ‘Reset’ jika kalian ingin me-reset windows 10 laptop kalian.
  5. Tunggulah beberapa menit, bisa dengan sambil minum kopi atau menghabiskan camilan.

Cara Refresh dan Reset Windows 10 di Laptop

  1. Silakan buka Start Menu, lalu pilih ‘Settings’
  2. Kemudian pilih ‘Update & Security’
  3. Klik ‘Recovery’ yang ada pada jendela
  4. Klik ‘Restart Now’ yang ada pada bagian Advance Startup
  5. Maka kemudian akan disajikan langkah-langkah seperti cara yang pertama tadi.

Nah, demikianlah tutorial dari kami tentang cara install Window 10 lengkap dengan langkah-langkah praktis. Silakan dipelajari dan dipahami sebagai bahan panduan dalam melakukan install Windows 10 di laptop kalian.
Cara Membuat Kop Surat di microsoft Word.





Kop surat adalah bagian penting dalam korespondensi secara resmi. Institusi, organisasi, dan badan usaha apapun pasti butuh. Beberapa perusahaan kadang sudah memiliki kertas khusus yang sudah dicetak dengan logo kop surat dan tinggal dipakai untuk surat-menyurat.

Lalu, bagaimana jika usaha kecilmu membutuhkan desain kop ini? Kuasai cara membuat kop surat ini. Tanpa perlu program editing yang sulit, kamu bisa bikin desainnya hanya dengan memakai Microsoft Word. https://keepo.me/techno/cara-membuat-kop-surat/ Editor :Dwi Ayu Silawati 


Sebelum memilai cara membuat garis kop surat, kamu perlu membuat sketsa dan draft terlebih dahulu. Catat data apa saja yang harus tercantum dalam kop. Biasanya ada logo, nama perusahaan, alamat kantor, email, nomor telepon, dan tagline.

Selain itu, tentukan warna dominan yang akan digunakan dalam kop surat. Usahakan jangan menggunakan terlalu banyak warna. Dua warna saja cukup, belum termasuk logo.

Gunakan kertas asli dengan ukuran standar A4 atau folio, tergantung preferensi perusahaan. Dengan pakai kertas ukuran sebenarnya, kamu bisa menghitung lebar dan tinggi kop surat. Tentukan apakah kamu akan membuat kop untuk bagian header dan footer juga. Hitung baik-baik dan pastikan data pentingnya tak terlewat. https://keepo.me/techno/cara-membuat-kop-surat/ Editor :Dwi Ayu Silawati 



Mulai membuat kop surat di Word 





 Setelah membuat draft kop surat, ikuti langkah mudah untuk cara membuat kop surat di Word 2010 ke atas.
  • Usai membuka aplikasi Microsoft Word, langsung simpan file baru ini sebagai template. Namai dengan judul yang mudah dicari sewaktu-waktu. Perhatikan letak penyimpanan di folder yang mudah diakses
  • Ubah format file-nya menjadi Word Template. Tinggal klik kolom di bawah nama judul, beberapa pilihan format file akan muncul
  • Kembali ke file Word yang sudah kamu buka. Pergi ke menu Insert, kemudian Header. Pilih yang tipe Blank. Kamu pun akan memiliki satu header kosong di halaman yang sedang kamu buka dan siap diedit
  • Kamu bisa mulai memasukkan data yang akan tertulis dalam kop. Seperti alamat kantor, email, dan lain sebagainya. Agar lebih mudah dipindahkan, kamu bisa menggunakan Text Box dan mulai menulis. Caranya pergi dulu ke menu Insert kemudian pilih Text Box
  • Saatnya memasukan logo perusahaan atau organisasi. Gunakan Text Box lagi agar kamu lebih mudah memindahkannya nanti. Pastikan gambar logo sudah dalam format .png dan background transparan
  • Silakan tata dengan sesuai kehendak hati. Kamu bisa memperbesar ukuran header jika diperlukan dengan menggeser garis pembatas pada Ruler yang ada di tepi kiri dan tepi atas dokumen Word kamu. Jika tidak bisa menemukannya, pergi ke menu View dan cari kotak Ruler. Centang kotak putihnya dan garis pemandumu akan langsung muncul
  • Kamu bisa pula menambahkan elemen lain seperti garis pemisah yang biasanya ditemukan di kop surat. Cara membuat garis kop surat juga sangat mudah. Tetap gunakan menu Insert dan pilih Shapes. Cari gambar garis dan langsung letakkan di tempat yang dikehendaki
  • Jika ingin mengedit bagian footer-nya. Keluar dari menu header dengan mengklik beberapa kali bagian tengah halaman di luar wilayah header. Klik menu Insert dan cari tombol Footer. Silakan edit sesuai dengan selera dan kebutuhan
  • Cek semua penulisannya, siapa tahu ada typo atau jarak yang tak pas. Coba lakukan test print untuk melihat apakah margin sudah benar dan sesuai dengan keinginanmu.

Cara membuat kop surat di Word 2010 di atas terbilang mudah sekali, bukan? 
caranya hampir sama di word 2007,2013 maupun 2016  

Cara membuat kop surat di Word adalah office hack yang harus dikuasai di zaman digital ini. Dijamin berguna saat sudah masuk dunia kerja profesional. Jangan diremehkan dan pastikan kamu sudah menguasainya sewaktu-waktu tugas ini menantimu.

Membuat Daftar Isi Otomatis di Word



Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Word Buat Skripsi

 

Pada kesempatan kali ini saya akan menjawab persoalan yang paling banyak ditanyakan mahasiswa tingkat akhir, yaitu membuat daftar isi secara otomastis di word buat skripsi.

Cara ini bisa diterapkan di Microsoft Word 2007, 2010, 2013 dan yang saya gunakan sekarang yaitu Microsoft Word 2016. 

  1. Buka Microsoft Word
· 2.  Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat struktur halaman yang terdiri dari:
1.      COVER (i), [Heading 1 / BEBAS BISA DISESUAIKAN]
2.      Kata Pengantar (ii), [Heading 1]
3.      Daftar Isi (iii), [Heading 1]
4.      BAB I (1), [Heading 1]
5.      Judul BAB I (1), [Heading 2]
6.      Sub Judul BAB I (2), [Heading 2]
7.      BAB II (3), [Heading 1]
8.      Judul BAB II (3), [Heading 2]
9.      Sub Judul BAB II (3), [Heading 2]
Kamu tidak perlu repot saya sudah buat sampel file microsoft Word-nya yang bisa kamu download disini.
Keterangan :
    • Tanda kurung di atas adalah nomor halaman yang akan kita buat di Microsoft Word. Umumnya skripsi strukturnya seperti diatas, selebihnya nanti tinggal ditambah saja.
    • Fungsi tanda kurung kotak di atas adalah style yang berfungsi untuk membuat referensi halaman otomatis ketika nomor halaman yang dituju di klik di daftar isi.
 3. Struktur diatas hanya contoh, selanjutnya untuk BAB III dan BAB IV dan seterusnya silahkan kalian tinggal tambahkan sendiri, jangan lupa ganti judul, sub judul, dan letak nomor halamannya. Jika skripsinya sudah kalian ketik, tinggal copy paste saja ke masing-masing struktur halaman diatas sesuai tempatnya. Praktis bukan?

4. Kemudian jika sudah semua, masuk ke bagian Daftar Isi. Arahkan mouse dan klik pada area daftar isi, pilih Update Table.     






5. Maka akan muncul jendela Update Table of Contents, pilih Update entire table. Maka otomatis
semua struktur halaman, dari Cover, BAB sampai halaman-halamannya akan terupdate di Daftar Isi sesuai nomor halamannya.



6. Selesai. Beres, skripsi kamu sekarang cukup dengan satu file Word. Jika ada penambahan dan pengurangan halaman, kamu cukup ulangi langkah nomor 5, secara otomatis nomor halaman ikut terupdate. Kerennya lagi, untuk menuju ke halaman yang dituju kamu cukup ke daftar isi, lalu tahan di keyboard tombol Ctrl + klik kiri mouse pada nomor halamannya. TARAAA! kamu langsung ke halaman yang di klik tadi.Selanjutnya, pasti kamu akan bertanya-tanya…
  • Bagaimana membuat Style Heading di Word?
  • Bagaimana mengganti ukuran Font dan warna di Style Heading yang sudah ada?
  • Bagaiaman cara memulai membuat daftar isi seperti itu dari nol?
  • Bagaimana membuat posisi halaman berbeda disetiap pergantian BAB?
  • Bagaimana cara merubah nomor halaman romawi pada halamam Daftar Pustaka?
  • Bagaimana cara mengatur spasi daftar isi agar tidak terlalu dempet?
Jawabannya diatas akan kita bahas pada halaman dibawah ini.


Bagaimana membuat Style Heading di Word?

1. Seleksi atau blok Judul BAB atau Sub Judul di dalam BAB yang ingin kamu buat style heading-nya.







2. Pada Tab Home, pilih Heading 1.
 3. Pilih Create a Style




4. Beri nama misalnya Style BAB, lalu klik Modify



5. Silahkan kamu ganti semua sesuai nama font, ukuran font dan warna yang kamu inginkan kalau sudah klik OK.




6. Nanti kamu akan melihat template Style BAB yang baru saja dibuat di gallery style. Silahkan kamu tinggal menerapkannya saja di BAB yang lainnya.

7. Selesai

Bagaiaman cara memulai membuat daftar isi seperti itu dari nol ?

  1. Pastikan semua halaman telah kamu buat nomor halamannya dan setiap BAB kamu berikan style heading-nya, karena jika tidak, daftar isi tidak akan bisa terbuat secara otomatis.
  2. Di Word, buka menu Tab Reference, lalu ke bagian Table of Contents, pilih Automatic Table 2.

 



  3. Selesai


"SEMOGA BERMANFAAT"

Cnara Membuat Daftar Isi di MS Word Secara Manual & Otomatis

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/cara-membuat-daftar-isi/
Cara Membuat Daftar Isi di MS Word Secara Manual & Otomatis

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/cara-membuat-daftar-isi/
Cara Membuat Daftar Isi di MS Word Secara Manual & Otomatis

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/cara-membuat-daftar-isi/
Cara Membuat Daftar Isi di MS Word Secara Manual & Otomatis

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/cara-membuat-daftar-isi/